IDXChannel - Meta meluncurkan dua model kecerdasan buatan (AI) baru yang disebut Wonder dan Wonder Full.
Menurut perusahaan induk platform media sosial Facebook dan Instagram tersebut, kedua model AI memiliki kinerja setara dengan ChatGPT milik OpenAI dan Claude dari Anthropic.
"Spark adalah seri model AI pertama kami. Dan sekarang Wonder adalah kelas model yang jauh lebih besar dan lebih canggih yang membawa kami ke garis depan," kata CEO Mark Zuckerberg di platform media sosial X, dilansir dari AFP pada Selasa (13/10/2026).
Zuckerberg selama ini mendorong Meta untuk bersaing dengan laboratorium AI terkemuka, khususnya OpenAI dan Anthropic.
Pada Juni 2025, perusahaan melakukan investasi sebesar USD14 miliar di Scale AI, sebuah startup AI yang berbasis di San Francisco, dan merekrut salah satu pendirinya, Alexandr Wang, sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.
Zuckerberg kemudian menunjuk Wang sebagai kepala divisi AI perusahaan bernama Superintelligence Labs.
Kurang dari setahun setelah itu, Meta meluncurkan model AI Spark pada April. Perusahaan baru-baru ini merilis agen AI Muse yang sukses besar.
"Wonder adalah model terbesar dan paling mumpuni kami hingga saat ini dan menyaingi (pemain besar)," kata Wang di X, kemungkinan merujuk pada laboratorium terkemuka OpenAI dan Anthropic.
Dalam sebuah postingan blog, Meta mempromosikan data benchmarking dari sebuah perusahaan independen bernama Artificial Analysis yang menunjukkan bahwa Wonder mengungguli Spark, serta berbagai model AI yang dikembangkan oleh Anthropic, OpenAI, dan Google. (Wahyu Dwi Anggoro)