sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Meta Incar Penghimpunan Dana Segar USD95 Miliar Demi Investasi Infrastruktur AI

Technology editor Kurnia Nadya
27/10/2026 12:59 WIB
Seluruh dana yang terkumpul akan dialokasikan secara spesifik untuk mendanai ekspansi teknologi artificial intelligence.
Meta Incar Penghimpunan Dana Segar USD95 Miliar Demi Investasi Infrastruktur AI. (Foto: Tech Today)
Meta Incar Penghimpunan Dana Segar USD95 Miliar Demi Investasi Infrastruktur AI. (Foto: Tech Today)

IDXChannel—Meta Platforms secara resmi meluncurkan penghimpunan dana berskala besar senilai USD95 miliar. Sebanyak USD35, setara Rp542,5 triliun, di antaranya akan diperoleh melalui penawaran saham umum.

Saham yang ditawarkan tersedia dalam bentuk saham biasa (common stock) serta saham preferen konversi (convertible preferred stock). Pengelola Instagram ini juga telah menyusun rencana pendanaan jangka panjang. 

Meta bersiap meluncurkan program penjualan saham lanjutan dengan nilai potensi hingga USD60 miliar. Program lanjutan ini dijadwalkan akan mulai berjalan pada kuartal pertama 2027, setelah kelas saham baru perusahaan secara resmi mulai diperdagangkan di bursa.

Melansir Reuters (27/10/2026), seluruh dana yang terkumpul akan dialokasikan secara spesifik untuk mendanai ekspansi teknologi artificial intelligence. Pengelola Facebook ini mengungkapkan bahwa modal untuk memperluas infrastruktur AI terus melonjak tajam.

Dana baru ini akan dialokasikan untuk pembangunan dan pengelolaan pusat data, pengadaan kapasitas komputasi berskala raksasa, serta pengembangan ekosistem pendukung teknologi masa depan tersebut.

Strategi pendanaan agresif ini mencerminkan tingginya intensitas persaingan di industri teknologi global. Meta berupaya keras memperkokoh posisi dan mempertahankan keunggulan kompetitifnya. 

Terutama di tengah persaingan ketat dengan para pengembang AI terkemuka lainnya, termasuk OpenAI dan Anthropic, yang juga terus menggenjot investasi di bidang kecerdasan buatan.

Meta ‘Bakar Duit’ Demi AI

Meta diketahui berkomitmen untuk menggelontorkan dana sebesar USD825 miliar pada masa mendatang. Penentuan angka besar tersebut didorong oleh peningkatan investasi perusahaan pada data center, komputasi awan, dan infrastruktur terkait AI. 

Ekspansi agresif ini mulai mengikis arus kas Meta yang kuat sepanjang catatan sejarah keuangannya. Perusahaan ini dilaporkan ‘membakar uang’ senilai USD 2,12 miliar pada kuartal ketiga, periode di mana Meta mencatatkan arus kas bebas negatif untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir. 

Namun, popularitas AI agent Muse dan tingkat persaingan model-model AI terbaru menjadi justifikasi Meta atas investasi agresif tersebut. Analis meyakini Meta pada akhirnya akan mampu menghasilkan bisnis AI yang profitabel. 

Hingga akhir September 2026, Meta tercatat memiliki kas, setara kas, dan marketable securities senilai USD82,45 miliar dan utang jangka panjang senilai USD80,92 miliar. 

(Birru Aisyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement