Dilansir dari Fortune pada Rabu (7/10/2026), dia merupakan orang pertama dalam sejarah yang kekayaannya melampaui USD1 triliun.
Tetapi kemudian saham SpaceX jatuh, menyeret kekayaan Musk kembali di bawah angka USD1 triliun.
Kekayaan Musk terus menurun dalam beberapa bulan berikutnya, mencapai USD683,6 miliar pada awal Agustus.
Namun kekayaannya berhasil pulih kembali, berkat keberhasilan aset-asetnya. Selain SpaceX, taipan teknologi ini memiliki kekayaan sekitar USD156,6 miliar dari perusahaan mobil listriknya, Tesla, USD13,1 miliar dari bisnis infrastrukturnya, Boring Company, dan USD3,42 miliar dari Neuralink. (Wahyu Dwi Anggoro)