China telah menjadi pengekspor kendaraan terbesar di dunia sejak 2023 ketika melampaui Jepang dalam hal penjualan mobil di luar negeri.
Penjualan di luar negeri yang meningkat juga dapat menjadi penahan terhadap pasar domestik yang lemah, yang merosot 20 persen dalam delapan bulan pertama tahun ini menjadi 11,7 juta unit.
Produsen mobil China biasanya menjual kendaraan dengan harga lebih tinggi di luar negeri. Mereka dapat menikmati margin laba bersih empat kali lebih tinggi daripada di dalam negeri.
Pada 1 September, Beijing untuk pertama kalinya menerbitkan pedoman yang mengatur operasi produsen mobil China di luar negeri, yang mengharuskan mereka untuk tidak menawarkan diskon besar di pasar luar negeri. (Wahyu Dwi Anggoro)