Dana Loss and Damage sendiri dibentuk pada 2022, setelah banjir besar yang melanda Pakistan. CNA yang mengutip AFP melaporkan bahwa hingga saat ini dana tersebut belum melakukan pencairan pertamanya dan masih menghadapi kekurangan pendanaan.
Khanal mengatakan, ke depan Nepal ingin mengembangkan sistem pemantauan yang lebih kompleks dengan memanfaatkan teknologi satelit. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu memantau laju pencairan gletser sekaligus memberikan peringatan lebih awal apabila muncul potensi bencana.
Bagi Nepal, kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa bantuan internasional tidak hanya diperlukan untuk membangun kembali wilayah yang hancur akibat bencana, tetapi juga untuk memperkuat kemampuan negara tersebut menghadapi risiko perubahan iklim di masa mendatang.
(Birru Aisyah)