sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tanggung Kerugian Bencana Iklim Rp82,5 Triliun, Nepal Sebut Negara Kaya Harus Bantu

News editor Kurnia Nadya
25/09/2026 17:03 WIB
Perhitungan awal atas kerugian ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana banjir di Nepal diperkirakan mencapai USD5 miliar.  
Tanggung Kerugian Bencana Iklim Rp82,5 Triliun, Nepal Sebut Negara Kaya Harus Bantu. (Foto: Istimewa)
Tanggung Kerugian Bencana Iklim Rp82,5 Triliun, Nepal Sebut Negara Kaya Harus Bantu. (Foto: Istimewa)

Khanal mengatakan negara-negara kaya seharusnya menyediakan pendanaan jangka panjang dan tidak hanya memberikan bantuan ketika bencana telah terjadi. Persiapan dana jangka panjang tersebut dapat digunakan untuk membangun masyarakat dan infrastruktur yang lebih mampu menghadapi risiko bencana.

Menurut analisis para ilmuwan dari World Weather Attribution (WWA), bencana besar yang terjadi di Nepal terjadi akibat kombinasi sejumlah faktor, di antaranya adalah ketidakstabilan geologi lokal yang dibarengi dengan pemanasan jangka panjang. 

Sehingga, menyebabkan gletser terus mundur serta mencairnya lapisan tanah beku atau permafrost. Selain itu, Khanal juga menekankan bahwa Nepal banyak berkontribusi dalam upaya memperbaiki sistem iklim Bumi.

Lebih dari 90 persen listrik di negara itu berasal dari PLTA, lebih dari 70 persen mobil baru yang terjual di negara tersebut merupakan kendaraan listrik. Secara keseluruhan, Nepal hanya menyumbang sekitar 0,1 persen dari emisi gas rumah kaca dunia.

“Jadi, kenapa kami yang tidak berkontribusi besar pada masalah iklim ini, hanya menanggung getahnya saja?”

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement