“Tidak ada Bapak dan Ibu yang bingung kalau anaknya sakit. Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan stunting dan kekurangan gizi dapat menghambat pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan kecerdasan anak. Hal ini memengaruhi kemampuan mereka untuk bersaing pada masa mendatang. Prabowo bertekad jangan ada lagi anak Indonesia yang mengalami stunting.
“Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah. Tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain,” kata Prabowo.
Ia menekankan dirinya tidak ingin membiarkan masih ada rakyat Indonesia yang hidup dalam kelaparan atau anak-anak yang kehilangan masa depan akibat kekurangan gizi. “Saya tidak ingin lihat itu. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya,” tutur dia.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa cita-cita untuk menghadirkan keadilan dan kemakmuran bukan hanya menjadi perjuangan satu partai politik. Menurutnya, terdapat banyak kader dari berbagai partai yang memiliki nilai perjuangan dan tujuan serupa.