IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuturkan, pembiayaan bermasalah industri Pinjaman Daring (pindar) pada Juli 2026 didominasi oleh kelompok usia 19-34 tahun dengan porsi 48,22 persen dari total outstanding bermasalah.
Dari sisi gender, laki-laki mendominasi porsi outstanding bermasalah dengan porsi 54,22 persen.
"OJK terus mencermati perkembangan kualitas pembiayaan Pindar berdasarkan karakteristik debitur. Penyelenggara Pindar terus didorong untuk meningkatkan kualitas credit scoring dalam pemberian pembiayaan, termasuk melalui penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian," tutur Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (KE PVML) Agusman dalam jawaban tertulis Sabtu (19/9/2026).
Adapun pada Juli 2026, pembiayaan industri Pindar ke luar Jawa tumbuh 29,06 persen yoy menjadi Rp32,81 triliun. Pembiayaan industri Pindar masih didominasi Pulau Jawa dengan porsi 68,94 persen dari total outstanding.
"Pertumbuhan tertinggi secara yoy tercatat di Provinsi Papua Pegunungan (85,77 persen), Papua Tengah (77,76 persen), dan Papua Selatan (69,14 persen)," ujarnya.