Sekitar 690 juta wisatawan melakukan perjalanan internasional selama paruh pertama 2026, sekitar tiga juta lebih banyak daripada tahun sebelumnya.
Menurut laporan tersebut, Timur Tengah mengalami penurunan kedatangan wisatawan internasional sebesar 22 persen karena konflik secara langsung memengaruhi wilayah tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)