"Pelaksanaan program tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing," tuturnya.
Berdasarkan pembaruan 28 September 2026, lanjutnya, pekerjaan sipil telah berjalan di 183 dari 190 lokasi, sementara pekerjaan modular tercatat pada 69 lokasi. Pada tahap lainnya, pekerjaan rambu tercatat di 26 lokasi, palang pintu di 2 lokasi, serta alat komunikasi di 87 lokasi
Dia mengungkap, guna mendukung operasional pada 190 titik tersebut, KAI menyiapkan 748 PJL yang telah tersertifikasi. Khusus di JPL 86 Bekasi Timur, KAI telah menyelesaikan pembangunan pos jaga serta pemasangan rambu, palang pintu, dan alat komunikasi. Perlintasan tersebut juga telah dioperasikan.
Edukasi keselamatan kepada masyarakat juga terus dilakukan. Sepanjang 2022–2025, KAI mencatat 6.259 pelaksanaan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, 1.024 penutupan perlintasan sebidang liar dan rawan, serta 988 pelaksanaan sosialisasi dan edukasi di sekolah dan tempat ibadah.
Sebanyak 2.646 spanduk peringatan juga dipasang di perlintasan rawan selama 2022 hingga Juni 2024.