"Oleh karena itulah kemarin kami memutuskan sebagai panitia akan membuat tambahan satu blok lagi yang kurang lebih kapasitasnya mencapai 3.400 orang," kata dia.
Menurutnya, tambahan kuota tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua sesi, yakni upacara pada pagi hari dan upacara penurunan bendera pada sore hari. Sebab, kapasitas Istana Merdeka, sebagai lokasi penyelenggaraan upacara, memang tak memungkinkan untuk langsung menampung semua peserta.
"Nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodasi jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana," jelasnya.
Selain menambah kuota, pemerintah juga memprioritaskan masyarakat yang belum pernah mengikuti upacara peringatan kemerdekaan di Istana.
"Kami juga ingin menyampaikan bahwa untuk tahun ini kita akan membagi porsi untuk memprioritaskan kepada yang belum pernah sama sekali," katanya.
Prasetyo mengatakan panitia melakukan analisis terhadap data seluruh pendaftar untuk melihat masyarakat yang sebelumnya telah memperoleh kesempatan mengikuti upacara di Istana. Sebab, ditemukan data pendaftar yang sudah berkali-kali mengikuti upacara.