Dia menerangkan, konektivitas tersebut berlanjut hingga Stasiun Ketapang, yang berada dekat dengan Pelabuhan Ketapang. Sepanjang Januari–September 2026, stasiun ini mencatat 615.161 pergerakan pelanggan naik dan turun, meningkat 8,56 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 566.643 pergerakan.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 292.618 pelanggan berangkat dan 322.543 pelanggan tiba di Stasiun Ketapang," katanya.
Dari Stasiun Ketapang, kata dia, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang dengan kapal feri menuju Gilimanuk, Bali.
Besarnya mobilitas di koridor ini terlihat pada 31 Mei 2026 ketika ASDP mencatat lintasan Ketapang–Gilimanuk melayani 29.075 penumpang dan 9.092 kendaraan dalam satu hari pada momentum arus balik libur panjang.
(Dhera Arizona)