sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ini Alasan Erick Thohir Pilih Stadion Si Jalak Harupat untuk FIFA ASEAN Cup 2026

News editor Agi Ilman
24/09/2026 15:14 WIB
Ini alasan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, dipilih sebagai venue FIFA ASEAN Cup 2026 ketimbang Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Ini Alasan Erick Thohir Pilih Stadion Si Jalak Harupat untuk FIFA ASEAN Cup 2026 (FOTO:Dok Ist)
Ini Alasan Erick Thohir Pilih Stadion Si Jalak Harupat untuk FIFA ASEAN Cup 2026 (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan alasan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, dipilih sebagai venue FIFA ASEAN Cup 2026 ketimbang Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Erick menjelaskan, pemilihan stadion berkaitan dengan kesiapan fasilitas dan penilaian dari FIFA. Menurutnya, Si Jalak Harupat telah memiliki pengalaman menggelar sejumlah ajang internasional, salah satunya Kejuaraan Piala Dunia U-17.

“Dan itu penilainya tidak dari kami, tapi dari FIFA,” kata Erick saat meninjau Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (24/9/2026).

Ia menilai stadion tersebut telah memiliki fasilitas berstandar internasional. Salah satu aspek yang menjadi perhatiannya adalah kondisi ruang ganti pemain yang tersedia di stadion.

“Karena kalau kita lihat ruang ganti ada empat dalam kondisi yang baik. Nah, ini yang kita akan terus jaga,” ujarnya.

Erick menegaskan, pembangunan dan pengembangan stadion oleh pemerintah pusat maupun daerah perlu dibarengi dengan keberlanjutan pemanfaatannya.

Dengan begitu, fasilitas yang telah dibangun dapat terus mendukung perkembangan sepak bola nasional.

“Bagaimana ketika pemerintah pusat atau pemerintah daerah berinvestasi di sepak bola atau di stadion ini, ya perlu ada continuity daripada programnya atau pertandingan-pertandingannya,” tuturnya.

Ia pun membuka peluang Stadion Si Jalak Harupat kembali menjadi lokasi penyelenggaraan pertandingan internasional.

“Makanya kita hadir di sini. Jadi jangan kaget kalau ada event-event internasional dibawa ke sini lagi,” kata Erick.





(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement