sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IMIP Raih Penghargaan IDX Channel Anugerah ESG 2026 melalui Strategi GOLDENWAY dengan Enam Pilar ESG

News editor Shifa Nurhaliza Putri
12/08/2026 10:12 WIB
IMIP meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026 berkat implementasi GOLDENWAY yang menjadi pedoman perusahaan dalam memperkuat tata kelola.
IMIP Raih Penghargaan IDX Channel Anugerah ESG 2026 melalui Strategi GOLDENWAY dengan Enam Pilar ESG. (foto: Doc IDXC)
IMIP Raih Penghargaan IDX Channel Anugerah ESG 2026 melalui Strategi GOLDENWAY dengan Enam Pilar ESG. (foto: Doc IDXC)

Untuk memastikan strategi berjalan efektif, IMIP membentuk struktur tata kelola yang terdiri atas Komite ESG IMIP, Kantor ESG IMIP, dan Tim ESG Tenant. Selain itu, perusahaan juga meluncurkan Mekanisme Kolaborasi ESG selama tiga tahun untuk memperkuat sinergi dengan tenant dan para pemangku kepentingan.

Bruce Ou mengatakan roadmap ESG IMIP menargetkan penguatan tata kelola dan sistem manajemen ESG pada jangka pendek, integrasi ESG ke dalam operasional bisnis pada jangka menengah, hingga menjadikan IMIP sebagai tolok ukur kawasan industri berkelanjutan di tingkat internasional pada jangka panjang.

"Saat ini, kami juga bekerja sama dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dalam Proyek Kawasan Industri untuk Pembangunan Berkelanjutan yang berlangsung selama tiga tahun. Proyek ini berfokus pada pengembangan kawasan industri ramah lingkungan (eco-industrial park), standar industri nikel berkelanjutan, pelatihan dan pendidikan talenta industri, serta investasi bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Environmental Sustainability IMIP, Dermawati Sihite mengatakan penerapan ESG menjadi kebutuhan seiring pertumbuhan IMIP yang kini memiliki sekitar 100.000 karyawan serta melayani pembeli dari berbagai negara. Menurutnya, ekspektasi pemerintah, investor, hingga pembeli global terhadap kepatuhan regulasi dan keberlanjutan rantai pasok terus meningkat sehingga perusahaan harus mampu memenuhi tuntutan tersebut.

"Di sisi lain pasar minta seperti itu. Jadi secara enggak langsung kita mencoba untuk bagaimana dari sisi regulasi kita comply, tapi juga ada beyond compliance dari perusahaan juga ingin berkomitmen supaya produk-produk kita juga bisa disampaikan sebagai produk yang ramah lingkungan," sebut Dermawati.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement