IDXChannel - Pihak berwenang Arab Saudi memperpanjang penutupan Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh hingga 18 Oktober.
Dilansir dari The Straits Times pada Selasa (13/10/2026), kelompok Houthi asal Yaman terus menyerang bandara utama di ibu kota Arab Saudi itu.
Pemberitahuan kepada Penerbang (NOTAM) yang dikeluarkan menunjukkan bahwa bandara akan ditutup hingga pukul 21.00 GMT pada 17 Oktober atau 18 Oktober dini hari waktu Riyadh.
"Operasi ditangguhkan untuk memungkinkan penyelesaian prosedur guna memastikan keselamatan dan kesiapan operasional fasilitas bandara," kata Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi dalam sebuah pernyataan.
Pada Senin, Houthi kembali menyerang bandara itu dengan rudal balistik. Kelompok tersebut telah melakukan serangan selama tiga hari beruntun.
Bandara telah ditutup sejak serangan pada 10 Oktober yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainya. Ini merupakan serangan paling mematikan di kerajaan tersebut dalam lebih dari satu dekade.
Pada Minggu, serangan lain menewaskan satu orang dan melukai hampir selusin lainnya. (Wahyu Dwi Anggoro)