sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemnaker Ubah Model Pelatihan di BLK,  Pembelajaran Hanya Dua Bulan Sisanya Praktik

Milenomic editor Iqbal Dwi Purnama
09/10/2026 14:36 WIB
Kemnaker melakukan ujia coba untuk mengubah model pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) dengan lebih banyak praktik langsung di industri.
Kemnaker Ubah Model Pelatihan di BLK,  Pembelajaran Hanya Dua Bulan Sisanya Praktik. (Foto: iNews Media Group)
Kemnaker Ubah Model Pelatihan di BLK,  Pembelajaran Hanya Dua Bulan Sisanya Praktik. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan ujia coba untuk mengubah model pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). Nantinya waktu pembelajaran dipersingkat untuk lebih banyak praktik langsung di industri. 

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan skema ini ditujukan untuk mengatasi kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Upaya tersebut perlu didukung ekosistem terintegrasi yang melibatkan sektor industri, asosiasi profesi, dan perguruan tinggi.

"Saat ini, uji coba (skema hibrid) sedang berjalan di Sumatera Selatan dengan melibatkan beberapa industri besar seperti Bukit Asam, Pusri Palembang, dan Pertamina," ujar Yassierli dalam keterangan resmi, Kamis (8/10/2026).

Dalam skema tersebut, peserta menjalani pembelajaran intensif selama 1–2 bulan di balai pelatihan pemerintah, lalu melanjutkan praktik kerja langsung di industri. Kemnaker menanggung seluruh biaya pelatihan, dan peserta memperoleh sertifikat kompetensi secara gratis.

Menurut Yassierli, HVACR (Heating, Ventilating, Air Conditioning, and Refrigerating) menjadi salah satu bidang yang berpeluang menciptakan lapangan kerja baru. Seiring iklim global yang makin panas, kebutuhan masyarakat dan industri terhadap perangkat pendingin ikut meningkat.

Kondisi itu membuka peluang bagi terserapnya teknisi terampil. Industri membutuhkan tenaga ahli yang mampu merakit dan menginstal perangkat pendingin secara presisi, guna memitigasi risiko kebocoran sekaligus menekan emisi gas buang yang berdampak pada lingkungan.

Untuk menyiapkan tenaga terampil tersebut, Kemnaker memiliki 34 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia, dengan dukungan 1.627 instruktur kompeten. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement