Saat seseorang mendonorkan darah, tubuh akan melakukan proses pembentukan kembali sel darah. Erizal menyebut proses tersebut turut mendukung optimalisasi pengangkutan oksigen di dalam tubuh.
“Manfaatnya pasti sangat banyak. Karena yang pertama ada manfaat untuk orang lain. Jadi dengan darah yang kita donorkan itu berguna untuk orang lain. Lalu yang kedua untuk pendonornya sendiri,” jelasnya.
Ia menambahkan, salah satu efek yang biasanya dirasakan pendonor setelah melakukan donor darah adalah tubuh terasa lebih segar.
Erizal juga mengingatkan bahwa donor darah dapat dilakukan secara berkala. Menurutnya, masyarakat yang memenuhi syarat dapat kembali mendonorkan darah setelah jeda sekitar tiga bulan.
Ia mengapresiasi kegiatan "MNC Love Donation" terus berlangsung secara rutin.
“Harapannya ini bisa berlanjut terus. Jadi kalau memang mungkin, dilakukan secara reguler per tiga bulan lah, minimal per tiga bulan untuk bisa dilakukan seperti itu,” tuturnya.