Perseroan juga mencatat peningkatan kualitas pengalaman 5G hingga 2,5 kali dibandingkan 4G. Penambahan spektrum turut memperkuat kapasitas dan cakupan jaringan dengan total portofolio spektrum mencapai 217 MHz, atau sekitar empat kali lipat dibandingkan gabungan spektrum sebelum merger.
Dari sisi komersial, jumlah pengguna aktif bulanan aplikasi digital myXL, AXISNet, dan mySF mencapai 36 juta. Lebih dari 60 persen pendapatan mobile XLSMART kini berasal dari kanal digital.
Perseroan juga berkolaborasi dengan Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan tanpa biaya tambahan. Layanan tersebut diharapkan mendorong peningkatan ARPU, konsumsi data, keterlibatan pelanggan, dan loyalitas.
Seiring realisasi sinergi, kondisi keuangan XLSMART turut menguat. Total utang bruto turun menjadi Rp20,87 triliun pada akhir Juni 2026, dengan rasio net debt to EBITDA, termasuk pembiayaan sewa, sebesar 2,61 kali.
XLSMART tidak memiliki utang berdenominasi dolar AS. Sekitar 90 persen pinjaman menggunakan suku bunga mengambang dan 10 persen menggunakan suku bunga tetap. Sementara itu, belanja modal mencapai Rp10,27 triliun untuk mendukung integrasi jaringan dan ekspansi layanan 5G.
(Rahmat Fiansyah)