sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Melemah Seiring Kenaikan Harga Minyak dan Tekanan Saham Teknologi

Market news editor Kunthi Fahmar Sandy
09/10/2026 06:30 WIB
Wall Street ditutup melemah untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis, seiring kenaikan harga minyak dan tekanan pada saham-saham teknologi
Wall Street Ditutup Melemah Seiring Kenaikan Harga Minyak dan Tekanan Saham Teknologi (FOTO:iNews Media Group)
Wall Street Ditutup Melemah Seiring Kenaikan Harga Minyak dan Tekanan Saham Teknologi (FOTO:iNews Media Group)

Pada saat yang sama, WSJ menyebutkan bahwa raksasa cloud Oracle sedang melakukan pembicaraan dengan Apollo dan Goldman Sachs terkait pembelian cip dalam jumlah besar. Awal pekan ini, Financial Times melaporkan bahwa SpaceX milik Elon Musk sedang bernegosiasi dengan pihak pemberi pinjaman untuk mendapatkan pendanaan sebesar USD40 miliar guna membeli prosesor Nvidia.

Para pedagang instrumen pendapatan tetap (fixed-income) di AS juga mencermati hasil lelang obligasi Treasury tenor 30 tahun senilai USD22 miliar yang banyak dipantau pasar; hasil lelang tersebut mencatatkan tail (selisih antara imbal hasil lelang dan imbal hasil pasar sekunder), yang mengindikasikan rendahnya minat institusi asing terhadap utang jangka panjang pemerintah AS. 

Sementara itu, lelang surat utang Treasury tenor 10 tahun senilai USD39 miliar pada hari Rabu mencatatkan imbal hasil tertinggi untuk lelang serupa sejak November 2000.

"Pasar obligasi mungkin hanya kehabisan penjual dalam jangka pendek, alih-alih menemukan titik keseimbangan yang permanen. Bahkan hasil lelang Treasury yang lemah pun tidak mampu mempertahankan momentum kenaikan imbal hasil. Hal ini berpotensi menjadi sinyal positif, namun dengan imbal hasil Treasury 10 tahun di kisaran 5,3 persen, obligasi tetap menjadi pesaing tangguh bagi pasar saham. Stabilisasi imbal hasil bisa jadi sama pentingnya dengan kinerja laba yang kuat bagi kenaikan harga saham tahap berikutnya," ujar Lip dari BakerAvenue Wealth Management kepada Investing.com.

Di sisi lain, Financial Times melaporkan bahwa pendapatan tahunan OpenAI sekitar USD20 miliar. Angka ini lebih rendah daripada yang diindikasikan sebelumnya, berdasarkan dokumen keuangan yang dibagikan kepada para investor. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement