Indeks acuan S&P 500 turun 4,3 persen dan berakhir di level 7.358,13 poin. Kedua indeks tersebut mencatatkan kinerja harian terburuk sejak 4 April 2025.
Indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average turun 3,4 persen ke level 51.521,28 poin, sekaligus menghapus kenaikan yang sempat dicapai pada hari Rabu.
"Sektor teknologi masih berada di bawah tekanan berat, karena aksi jual pada saham-saham AI dan semikonduktor telah meluas menjadi sentimen penghindaran risiko (risk-off) secara umum. Para investor kini mengevaluasi kembali lingkungan kebijakan terkait pusat data dan pengembangan AI, sembari mempertanyakan prospek laba bagi perusahaan-perusahaan yang paling diuntungkan dari pembangunan infrastruktur tersebut," ujar Keith Lerner, Chief Investment Officer sekaligus Chief Market Strategist di Truist, kepada Investing.com.
"Kami juga melihat adanya aksi mogok beli di sektor teknologi. Meski demikian, tekanan pasar kini semakin meregang. Dalam sebulan terakhir, kinerja sektor teknologi tertinggal 10,6 persen dibandingkan indeks S&P 500 (penurunan terbesar sejak Mei 2002).
Selain itu, rasio valuasi (forward multiple) sektor ini telah turun ke kisaran 17,4x, yang untuk pertama kalinya sejak 2017 berada di bawah rasio 18x milik S&P 500.