Data CPI yang jinak, serta kemungkinan tidak adanya kenaikan suku bunga pada September akan memberikan jalan bagi pasar untuk bergerak lebih cepat.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 44 persen.
Di pasar saham, enam dari 11 sektor S&P 500 bergerak melemah. Sektor real estate dan consumer staples menjadi pemberat terbesar.
Indeks teknologi informasi S&P 500 turun 0,4 persen. Saham Apple merosot 2,4 persen setelah Jefferies menurunkan rekomendasinya terhadap saham tersebut. Sementara itu, Intel anjlok 4,8 persen setelah meluncurkan penawaran saham senilai USD15 miliar.
Sebaliknya, indeks energi S&P 500 melonjak 2,6 persen, mengikuti kenaikan harga minyak sebesar 2 persen.