Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, Sucor Sekuritas merekomendasikan strategi barbell dengan mengombinasikan saham Indonesia pilihan dan sedikitnya 25 persen kas serta instrumen berjangka pendek.
Untuk saham, Sucor Sekuritas memilih PT Indosat Tbk (ISAT) karena eksposurnya terhadap Zankore dan bisnis neocloud.
Selain itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dipilih karena eksposur terhadap tembaga dan emas, sementara PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dinilai memiliki peluang spesifik seiring harga nikel yang berada pada level tertekan.
Selain itu, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) tetap menjadi pilihan untuk eksposur terhadap komoditas.
“Porsi kas yang lebih besar dapat menjadi bantalan ketika pasar terkoreksi, tetap memberikan imbal hasil, sekaligus menjadi amunisi (dry powder) untuk masuk saat terjadi dislokasi harga dan peluang investasi mulai muncul,” tulis Arief. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.