CGSI memperkirakan MSCI mempertahankan status quo dengan memperpanjang freeze dan melakukan evaluasi setiap tiga bulan.
Sementara itu, FTSE Russell telah menerapkan freeze hingga setidaknya rebalancing Desember 2026. Update berikutnya diperkirakan disampaikan pada 14-21 November 2026.
CGSI mencatat, perlakuan FTSE Russell saat ini masih memungkinkan penurunan bobot saham. Namun, sebagian besar perubahan lain, termasuk penghapusan saham, kenaikan bobot, dan penambahan saham, masih dibatasi.
FTSE Russell memiliki sekitar USD1,4 miliar passive fund yang menggunakan indeksnya sebagai acuan investasi di Indonesia, sehingga perkembangan kebijakan indeks tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dicermati investor.
Di sisi lain, S&P DJI dengan dana pasif sekitar USD450 juta memiliki jadwal yang lebih belum jelas.