Dengan estimasi penjualan sekitar Rp2 triliun, perhatian berikutnya berada pada kemampuan SEMA mengonversi tambahan pendapatan tersebut menjadi laba.
Christian memperkirakan laba bersih perseroan dapat mencapai sekitar Rp200 miliar pada 2027 apabila kontrak terealisasi sesuai ekspektasi dan margin pekerjaan tetap terjaga.
“Yang menjadi kunci bukan hanya besarnya penjualan, tetapi juga margin kontrak dan pengendalian biaya. Selain itu, timing pengakuan pendapatan dan kebutuhan modal kerja akan menentukan seberapa besar dampaknya terhadap laba bersih,” katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)