Di sisi aksi korporasi, CBRE tengah melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11,80 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp108 per saham, dengan potensi dana maksimal sekitar Rp1,27 triliun.
Rights issue tersebut memiliki rasio 100 saham lama berbanding 260 HMETD. Sebagian besar dana direncanakan untuk mengonversi utang menjadi modal disetor dengan nilai sekitar Rp858,6 miliar. Sisa dana akan digunakan untuk kebutuhan perusahaan sesuai dengan prospektus.
Kepemilikan ketiganya mencakup emiten di sektor pelayaran dan energi melalui CBRE serta sektor transportasi dan logistik darat melalui TRUK. Estimasi nilai pasar kepemilikan saham dihitung berdasarkan harga saham dan jumlah saham yang tercatat, sehingga dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham dan perubahan struktur kepemilikan.
(Shifa Nurhaliza Putri)