Penguatan saham SEMA berlangsung setelah perseroan mendapatkan kontrak pekerjaan pengadaan panel listrik untuk proyek data center CGK5 dan CGK7 dengan nilai kontrak yang tidak disebutkan.
Menurut catatan Stockbit Sekuritas, kedua data center tersebut dikembangkan oleh BDx Indonesia, perusahaan patungan antara Big Data Exchange, PT Indosat Tbk (ISAT), dan Lintasarta.
Kontrak tersebut menambah portofolio SEMA di sektor infrastruktur data center, sejalan dengan strategi perseroan untuk mendiversifikasi bisnis dari manufaktur panel listrik ke sektor energi dan infrastruktur digital.
Dalam penjelasannya kepada BEI pada 23 September 2026, SEMA menyatakan kegiatan usahanya saat ini berfokus pada solusi ketenagalistrikan dan energi baru terbarukan, mencakup power distribution, electrical panel/switchgear, renewable energy, data center, serta solusi energi terkait.
Perseroan menyebut kegiatan produksi, engineering, testing, instalasi, hingga layanan terkait terus dijalankan sesuai kebutuhan proyek dan pelanggan.