Akuisisi Nikel Rp7,14 Triliun
Dalam rights issue kedua, PACK berencana menerbitkan maksimal 100 miliar saham baru. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk mengakuisisi PT Bukit Makmur Istindo Nikeltama (Bumanik) senilai Rp1,40 triliun dan Denway Development Limited (DDL) sebesar Rp5,74 triliun.
Keduanya akan menyerap sekitar Rp7,14 triliun, atau mayoritas dana yang ditargetkan. Sisanya digunakan untuk melunasi pinjaman dan memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan maupun entitas anak.
Bumanik memiliki konsesi tambang nikel seluas 4.778 hektare di Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Sementara itu, DDL merupakan perusahaan holding yang memiliki portofolio aset tambang nikel aktif di Indonesia.
Ekspansi ini berpotensi memperbesar basis aset dan meningkatkan kontribusi bisnis nikel terhadap pendapatan PACK.
Namun, nilai transaksi belum cukup untuk menunjukkan bahwa akuisisi tersebut murah atau menguntungkan.