sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham PACK ARA Usai Umumkan Rights Issue Jumbo Rp8,2 Triliun

Market news editor Desi Angriani
23/10/2026 20:05 WIB
Saham PACK melonjak 9,78 persen hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) di level Rp404 per saham pada perdagangan Jumat (23/10/2026).
Saham PACK ARA Usai Umumkan Rights Issue Jumbo Rp8,2 Triliun (Foto: dok Freepik)
Saham PACK ARA Usai Umumkan Rights Issue Jumbo Rp8,2 Triliun (Foto: dok Freepik)

"Sisa dana hasil rights issue akan digunakan untuk melunasi pinjaman serta memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan dan/atau entitas anak," tulis manajemen PACK dalam prospektus terbaru, Jumat (23/10/2026).

Akuisisi Bumanik akan dilakukan secara tidak langsung melalui dua anak usaha PACK, yakni PT Daya Unggul Raya dan PT Gemilang Padma Raya. Kedua perusahaan tersebut akan membeli saham Bumanik dari pemegang saham sebelumnya, yaitu PT Merlot Grup Indonesia dengan kepemilikan 98,99 persen dan Pure Venture Capitol Limited sebesar 1,01 persen.

Bumanik memiliki konsesi tambang bijih nikel seluas 4.778 hektare di Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Sementara itu, PACK berencana mengakuisisi 100 persen saham DDL atau sebanyak 10.000 lembar saham milik Hanking (Indonesia) Mining Limited. DDL merupakan perusahaan investasi atau holding yang didirikan di Hong Kong dan memiliki portofolio penjualan serta kepemilikan aset tambang nikel aktif di Indonesia.

Dalam pelaksanaan rights issue, PT Eco Energi Perkasa akan melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) yang diterimanya sekaligus bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement