IDXChannel - Harga minyak dunia berpeluang melanjutkan penguatan setelah ketidakpastian terkait pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali mendorong kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.
Analis FXEmpire James Hyerczyk menilai reli harga minyak pada perdagangan Jumat (7/8/2026) mencerminkan perubahan sentimen pasar setelah pembicaraan mengenai kesepakatan pelayaran melalui Selat Hormuz belum menghasilkan kesepakatan yang dapat segera memulihkan arus pengiriman minyak.
Kontrak Brent Oktober ditutup naik 1,3 persen menjadi USD83,55 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) September menguat 1,15 persen menjadi USD78,18 per barel.
Meski demikian, secara mingguan Brent masih turun lebih dari 8 persen dan WTI melemah lebih dari 7 persen.
Menurut Hyerczyk, pasar sebelumnya terlalu cepat memperhitungkan tercapainya kesepakatan antara Iran dan Oman sehingga harga minyak tertekan tajam pada awal pekan.