sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perusahaan Denmark Denico Food Bakal Akuisisi Anak Usaha SMLE

Market news editor Kunthi Fahmar Sandy
30/09/2026 19:12 WIB
SMLE melepas saham anak usahanya, PT Sinar Aroma Sentosa ke Denico Food Ingredients, perusahaan teknologi pangan dan produsen bahan tambahan pangan asal Denmark
Perusahaan Denmark Denico Food Bakal Akuisisi Anak Usaha SMLE (FOTO:iNews Media Group)
Perusahaan Denmark Denico Food Bakal Akuisisi Anak Usaha SMLE (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel – PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) melepas saham anak usahanya, PT Sinar Aroma Sentosa, kepada Denico Food Ingredients, perusahaan teknologi pangan dan produsen bahan tambahan pangan asal Denmark.

Dikutip dari keterangan pers Rabu (30/9/2026), rencana tersebut tertuang dalam keterbukaan informasi Bursa No. 00102/P-DIR/SMLE/IX/2026 tentang penyelenggaraan public expose insidentil. Sinar Aroma, yang bergerak di peracikan perisa, bumbu, dan ekstraksi aroma, saat ini porsi sahamnya dimiliki penuh oleh SMLE.

Beroperasi selama lebih dari seperempat abad di pasar global, Denico dikenal di industri makanan dan minuman internasional lewat pengembangan formulasi dan pasokan bahan tambahan pangan.

Stabilitas jangka panjang tersebut disokong oleh kepatuhan penuh terhadap standar mutu internasional, yang dibuktikan lewat kepemilikan sertifikasi keamanan pangan IFS Food (International Featured Standards) serta persetujuan resmi dari Otoritas Kedokteran Hewan & Makanan Denmark (DVFA).

"Guna memperluas penetrasi pasar global, perusahaan juga mengoperasikan lini produk bersertifikat Halal untuk memenuhi standar kepatuhan konsumen Muslim dunia," dikutip dari keterangan pers Rabu (30/9/2026).

Adapun model bisnis yang berfokus penuh pada segmen B2B ini menjadikan perusahaan sebagai pemasok keandalan bagi pabrik pengolahan daging, olahan susu, dan makanan laut berskala besar di berbagai negara.

Berdasarkan penelaahan perseroan, Denico bertindak sebagai pembeli independen tanpa hubungan keluarga, kepemilikan, maupun benturan kepentingan dengan SMLE, direksi, dewan komisaris, maupun pemegang saham pengendali.

Perseroan menilai kehadiran mitra Eropa ini berpotensi membawa tambahan permodalan, transfer teknologi formulasi, dan akses ke rantai pasok global.

Transaksi ini datang ketika SMLE sedang menggeser identitas bisnisnya, dari distributor komoditas menjadi penyedia solusi formulasi dengan laboratorium riset dan pengembangan sendiri.

Pada kuartal I 2026, perseroan mengamankan kontrak pasokan bahan baku dari PT Paragon Technology and Innovation senilai Rp7,83 miliar dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk senilai Rp3,48 miliar.

Di sisi kepemilikan, struktur saham SMLE juga bergerak. Pengendali lama, PT Sinergi Asia Corporindo, yang berada di bawah Siu Min selaku ultimate beneficial owner sekaligus Direktur Utama SMLE, telah melepas sebagian sahamnya secara bertahap di pasar reguler.

Langkah itu memperbesar saham publik (free float) menjadi 34,57 persen, atau 802,98 juta saham, yang tersebar di 2.905 pemegang saham.

Investor perorangan Ferdiansyah tercatat memegang 144,33 juta saham (6,12 persen), terbesar di antara pemegang saham perorangan di luar pengendali.

Daftar pemegang saham juga memuat sejumlah rekening efek dan institusi ternama, antara lain Phillip Securities Singapore, UOB Kay Hian, CGS International Securities dan Reksa Dana OSO Moluccas Equity Fund.

Perseroan juga menerima letter of interest dari beberapa investor strategis dalam maupun luar negeri. Manajemen menyebut rangkaian langkah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan dan posisi bisnis SMLE ke depan.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement