IDXChannel - PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) mencatat kinerja positif pada semester I-2026. Perusahaan baja tersebut membukukan peningkatan angka penjualan hingga 86 persen menjadi Rp634,5 miliar.
Lonjakan penjualan tersebut juga mendongkrak kinerja bottom line perseroan. BAJA yang sebelumnya mencatat rugi bersih Rp16,5 miliar berbalik menjadi untung sebesar Rp21,3 miliar hingga Juni 2026.
perbaikan signifikan pada kinerja perseroan terutama disebabkan implementasi revisi Standar Nasional Indonesia (SNI) atas produk galvalum dan pre-painted galvalum. Galvalum merupakan komponen konstruksi bangunan seperti atap dan rangka.
"Implementasi SNI yang baru menyebabkan berkurangnya volume produk impor di pasar untuk sementara," kata Direktur Utama PT Saranacentral Bajatama Tbk, Handaja Susanto dalam surat jawaba kepada BEI, Rabu (12/8/2026).
Handaja memproyeksikan dampak tersebut hanya bersifat sementara hingga importir dapat memenuhi persyaratan SNI yang baru. Dia mengungkapkan, pangsa produk impor saat ini mencapai 40-50 persen.