"Pembelian saham dilakukan oleh PT Wahana Konstruksi Mandiri dalam rangka meningkatkan kepemilikan perseroan untuk investasi jangka panjang," ujarnya.
Selanjutnya, kata Agus, ASLI memastikan setelah transaksi, jumlah saham yang dimiliki oleh masyarakat bukan pengendali atau pemegang saham utama tetap memenuhi ketentuan jumlah free float yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Agus menegaskan, ASLI bukan merupakan penjual ataupun pembeli dalam transaksi tersebut serta tidak mengeluarkan atau menerima dana sehubungan dengan transaksi tersebut.
Selain itu, ASLI juga tidak memberikan pinjaman, pendanaan, penjaminan ataupun bentuk dukungan keuangan lainnya kepada WKM untuk pelaksanaan transaksi ini.
Dengan demikian, kepemilikan WKM menjadi sebanyak 3.250.000.000 saham atau setara dengan 52 persen dari seluruh modal ditempatkan atau disetorkan ASLI, dari sebelumnya sebesar 3.187.500.000 saham atau setara dengan 51 persen.
(Dhera Arizona)