Aset lancar perseroan meningkat menjadi Rp11,1 triliun dari Rp5,9 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, aset tidak lancar tercatat sebesar Rp7,6 triliun. Adapun kas dan setara kas SSMS mencapai Rp904,01 miliar pada akhir September 2026. Jumlah tersebut meningkat 3,43 persen dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp874,06 miliar.
Di sisi lain, total liabilitas perseroan meningkat 41,85 persen menjadi Rp15,1 triliun per 30 September 2026, dari Rp10,64 triliun pada akhir 2025. Adapun total ekuitas SSMS tumbuh 22,76 persen menjadi Rp3,61 triliun.
(Rahmat Fiansyah)