sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Dorong Pendalaman dan Perluasan Variasi Instrumen Pendanaan di Pasar Modal

Market news editor Rohman Wibowo
10/08/2026 15:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan upaya mematangkan pasar modal terus diakselerasi.
Pemerintah Dorong Pendalaman dan Perluasan Variasi Instrumen Pendanaan di Pasar Modal. (Foto Istimewa)
Pemerintah Dorong Pendalaman dan Perluasan Variasi Instrumen Pendanaan di Pasar Modal. (Foto Istimewa)

Seturut itu, penanaman modal riil juga mencatatkan angka di atas Rp1.010,6 triliun dengan tren akselerasi sebesar 7,2 persen (yoy).

Merespons tingginya kebutuhan dana untuk menggerakkan roda pembangunan, pemerintah menilai perluasan variasi instrumen pendanaan menjadi kebijakan yang mendesak. Kebutuhan modal operasional negara pada 2026 diproyeksikan berkisar di angka Rp7.400 triliun dan ditaksir melonjak hingga menyentuh Rp9.200 triliun pada tahun 2029 nanti.

Berkaitan dengan target pembiayaan tersebut, otoritas mendorong eksplorasi berbagai sumber penarikan utang baru, salah satunya dengan mengoptimalkan penerbitan instrumen global seperti Panda Bond dan Samurai Bond.

“Jadi kalau ini adalah momentum kita juga untuk diversifikasi daripada pinjaman. Nah ini mungkin beberapa yang bisa didorong selain Panda Bond, tentu Samurai Bond. Jadi kalau kita bisa dorong diversifikasi tentu akan lebih baik,” kata Airlangga.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement