Meski peringkat korporasi dan sejumlah obligasi nonpenjaminan terdegradasi, surat utang Waskita yang disokong garansi Pemerintah Indonesia dipastikan tetap menyandang peringkat tertinggi.
Pefindo menegaskan peringkat idAAA(gg) untuk Obligasi III dan Obligasi IV milik Waskita. Di sisi lain, instrumen Sukuk Mudharabah I perseroan tetap mempertahankan peringkat idAAA.
Tingginya peringkat tersebut mencerminkan adanya jaminan penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan dari pemerintah. Berlandaskan klausul penjaminan tersebut, Pefindo meyakini pemerintah selaku penjamin bakal menuntaskan kewajibannya selaras dengan kesepakatan penjaminan yang berlaku.
Adapun status CreditWatch berimplikasi negatif yang kini disematkan pada Waskita berpeluang ditinjau ulang setelah ada konfirmasi resmi terkait realisasi pembayaran melalui penjaminan pemerintah.
Pefindo juga akan terus mengevaluasi ketahanan likuiditas jangka pendek perseroan serta kesanggupan Waskita dalam melunasi kewajiban keuangannya tepat waktu. Kelanjutan penyelesaian pembayaran obligasi serta posisi likuiditas kas menjadi indikator penentu bagi arah pergerakan peringkat Waskita ke depan.