IDXChannel - PT Global Digital Niaga Tbk atau Blibli (BELI) optimistis kinerja semester II-2026 mengalami perbaikan dengan memanfaatkan sejumlah momentum seperti musim libur akhir tahun, hari belanja online nasional (Harbolnas), hingga pre-order iPhone 18 yang belum lama dilunucurkan.
Direktur Utama PT Global Digital Niaga Tbk, Kusumo Martanto mengatakan, kedua periode musiman tersebut, Harbolnas dan musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja usaha Blibli pada paruh kedua tahun ini.
"Kami akan memanfaatkan semua momentum yang ada di semester II ini, contohnya seperti pre order iphone 18, kemudian ada harbolnas, dan tentunya liburan akhir tahun. Kami percaya momentum ini akan memberikan dampak positif," ujarnya dalam Public Expose secara virtual, Rabu (14/10/2026).
Dia mengatakan sepanjang semester I 2026, kinerja usaha dari platform penjualan tiket.com terus mengalami peningkatan. Menjelang memasuki periode libur natal dan tahun baru, kontribusi dari segmen usaha ini diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang positif.
Saat ini Tiket.com memiliki mitra dengan 150 lebih maskapai penerbangan, dengan menawarkan destinasi ke 240 lebih negara, kawasan, dan wilayah. Sementara untuk akomodasi, tiket.com menawarkan 3,6 juta lebih pilihan akonomodasi, termasuk 2,2 juta akomodasi alternatif (nonhotel). Sementara untuk penawaran pengalaman, tiket.com menawarkan lebih dari 112 ribu aktivitas dan atraksi termasuk 4,5 ribu acara daring dan luring.
"Kami melihat kebutuhan masyarakat untuk bepergian dan traveling tetap memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dalam jangka panjang," katanya.
Selain mengandalkan bisnis perjalanan, Blibli akan memaksimalkan strategi omnichannel yang mengintegrasikan kanal digital dan toko fisik untuk menjaga pertumbuhan transaksi pada semester II-2026.
Kusumo mengatakan, perseroan akan terus memperkuat strategi omnichannel dengan mengintegrasikan kanal penjualan online dan offline. Saat ini perseroan tercatat memiliki 347 toko elektronik konsumen, 24 toko elektronik rumah tangga, 1 toko fesyen dan olahraga, 60 outlet supermarket, dan 39 home & living experience centers.
Dalam kategori elektronik, Blibli terus memperluas kemitraan dengan pemegang merek, termasuk melalui pengoperasian toko monobrand. Perseroan juga mengembangkan jaringan toko elektronik rumah tangga yang bertambah dari satu gerai ketika diluncurkan pada kuartal IV-2025 menjadi 20 gerai hingga akhir Juni 2026.
Untuk kebutuhan sehari-hari, Blibli mengintegrasikan kapabilitas digital dengan jaringan supermarket Transmart yang memiliki 60 gerai dalam berbagai format. Sementara pada kategori home and living, perseroan memanfaatkan 39 Home and Living Experience Center yang dioperasikan oleh Dekoruma.
Menurut Kusumo, ekspansi toko fisik tersebut mulai memasuki tahap peningkatan skala operasional atau ramp-up. Perseroan berharap jaringan yang semakin luas dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap kinerja semester II-2026 melalui peningkatan produktivitas dan pertumbuhan penjualan pada gerai yang telah beroperasi atau same-store sales growth (SSSG).
"Kami akan terus memperkuat integrasi kanal online maupun offline, karena strategi utama kami tetap omnichannel ecosystem," ujarnya.
Meski demikian, Kusumo menegaskan bahwa strategi omnichannel bukan semata-mata berfokus pada penambahan jumlah toko. Blibli akan menjalankan ekspansi secara selektif dengan mempertimbangkan lokasi, kategori produk, format gerai, dan keekonomian setiap unit usaha.
Integrasi tersebut juga diperkuat melalui program loyalitas Blibli Tiket Rewards yang menghubungkan berbagai layanan di dalam ekosistem, termasuk Blibli, Tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma. Strategi ini diharapkan meningkatkan keterlibatan serta frekuensi transaksi pelanggan di berbagai kanal.
(Rahmat Fiansyah)