Pada saat yang sama, TUGU diperkirakan menghasilkan ROE yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata perusahaan pembanding. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara valuasi saham dan tingkat profitabilitas perusahaan.
“TUGU saat ini diperdagangkan hanya sekitar 0,5 kali FY26F PBV dibandingkan 1,3 kali pada peers, meskipun mampu menghasilkan ROE yang lebih tinggi. Kombinasi kesenjangan valuasi dan profitabilitas yang lebih kuat menjadi faktor yang menarik untuk diperhatikan,” kata Kharel.
Daya tarik lainnya berasal dari dividen. TUGU memiliki portofolio investasi yang terdiversifikasi dengan profil risiko yang prudent. Dividend yield saham TUGU diperkirakan berada di kisaran 6,6 persen untuk 2026.
(kunthi fahmar sandy)