Dari sisi operasional, produksi tandan buah segar (TBS) inti LSIP meningkat 7 persen secara tahunan menjadi 850.000 ton hingga September 2026.
Kenaikan produksi TBS tersebut, ditambah dengan peningkatan tingkat ekstraksi CPO, mendorong produksi CPO perseroan tumbuh 12 persen menjadi 227.000 ton.
Peningkatan pendapatan LSIP terutama didukung oleh kenaikan volume penjualan dan harga jual rata-rata produk sawit. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan produksi yang dicatatkan perseroan sepanjang periode tersebut.
Per 30 September 2026, total aset LSIP mencapai Rp16,76 triliun, jumlah liabilitas Rp1,59 triliun dan total ekuitas mencapai Rp15,17 triliun.
(DESI ANGRIANI)