"Pencapaian ini mencerminkan aktivitas bisnis yang masih berlanjut di berbagai kawasan industri yang dikelola KIJA, meskipun kondisi investasi saat ini semakin menantang," kata manajemen Jababeka dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (4/11/2026).
Perseroan menilai, masih terdapat permintaan mendasar (underlying demand) terhadap kawasan industri seiring dengan prospek bisnis yang akan lebih kondusif pada 2027.
Optimisme tersebut didukung oleh pengembangan kawasan industri secara berkelanjutan serta permintaan dari para penyewa kawasan industri (industrial tenants).
(DESI ANGRIANI)