“Dengan adanya teknologi informasi berbasis AI, ini membuat orang menjadi lebih rasional. Lebih rasional, lebih objektif, dan juga bisa lebih menilai,” ujar Luqman dalam sesi tersebut.
Dia kemudian mengingatkan prinsip sederhana yang perlu diperhatikan sebelum seseorang mengikuti sebuah tawaran investasi. Luqman menyebut prinsip 2L, yakni legal dan logis.
“Kalau sesuatu yang sudah legal, kita berusaha pakai logika kita,” katanya.
Menurutnya, aspek logis ini penting agar seseorang tidak mudah tergoda oleh iming-iming keuntungan yang terdengar terlalu fantastis.
Dia lantas memberikan contoh sederhana. Ketika ada tawaran investasi saham dengan klaim mampu menghasilkan keuntungan 100 persen dalam satu hari, calon investor perlu menggunakan logika untuk mempertanyakan apakah hal tersebut masuk akal.