sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Investor Pemula Wajib Simak, Ini Lima Kunci Sukses dalam Berinvestasi

Market news editor Tangguh Yudha
07/11/2026 16:16 WIB
OJK membagikan lima kunci penting dalam berinvestasi yang perlu diperhatikan investor, khususnya kalangan generasi muda dan investor pemula.
Investor Pemula Wajib Simak, Ini Lima Kunci Sukses dalam Berinvestasi. (Foto Istimewa)
Investor Pemula Wajib Simak, Ini Lima Kunci Sukses dalam Berinvestasi. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membagikan lima kunci penting dalam berinvestasi yang perlu diperhatikan investor, khususnya kalangan generasi muda dan investor pemula. Mulai dari konsistensi, memahami risiko pasar, hingga mewaspadai berbagai modus penipuan investasi.

Deputi Komisioner Perizinan dan Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Eddy Manindo mengatakan, investasi merupakan perjalanan jangka panjang yang membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan. Karena itu, investor perlu memahami sejumlah prinsip agar dapat mengambil keputusan investasi secara tepat.

"Pertama, mulai dengan konsisten. Investasi tidak harus dimulai dengan dana yang besar. Yang terpenting adalah langkah kecil yang dilakukan secara rutin dan konsisten," ujarnya dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dikutip Sabtu (7/11/2026).

Lebih lanjut disampaikan, investor juga perlu menghadapi pergerakan pasar dengan tenang. Dia mengingatkan pasar bergerak dalam siklus sehingga koreksi merupakan bagian dari perjalanan investasi, bukan akhir dari segalanya.

"Kedua, hadapi naik turun pasar dengan tenang. Pasar bergerak dalam siklus. Koreksi adalah bagian dari perjalanan dan bukan akhir dari perjalanan. Pahami profil risiko dan lakukan diversifikasi," kata Eddy.

Ketiga, investor diminta tetap fokus pada tujuan investasi dan tidak mudah terpengaruh oleh rumor maupun ajakan ikut-ikutan. Eddy juga mengingatkan agar investor tidak mudah tergiur tawaran keuntungan instan.

Keempat, investor harus terus meningkatkan pengetahuan sekaligus mewaspadai perkembangan modus penipuan. Terlebih, kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI), kini turut dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menjalankan penipuan investasi.

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah penggunaan teknologi deepfake untuk mencatut nama tokoh maupun lembaga. Untuk itu, Eddy mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan prinsip 2L, yakni legal dan logis.

"Pastikan setiap pihak yang menawarkan investasi adalah pihak yang berizin dan diawasi oleh OJK," kata Eddy.

Kelima, investor diharapkan dapat tumbuh bersama industri dan regulator dalam membangun pasar modal yang sehat dan terpercaya. Menurut Eddy, ketiga pihak tersebut memiliki peran yang saling berkaitan dalam menciptakan ekosistem investasi yang kredibel.

"Kemudian yang kelima adalah tumbuh bersama. Investor, industri, dan regulator adalah satu tim yang bersama-sama membangun pasar yang terpercaya," ujarnya.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement