Stockbit mengutip pandangan Molly Brooks, US Rates Strategist di TD Securities, yang menilai peningkatan probabilitas kenaikan suku bunga AS berlawanan dengan pernyataan sejumlah pejabat The Fed yang cenderung dovish dan menginginkan suku bunga ditahan terlebih dahulu.
Sikap tersebut dimaksudkan untuk memberikan waktu bagi pasar mencerna dampak kenaikan suku bunga sebelumnya.
"Meski IHSG melemah hingga lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis (15/10/2026) pelemahan ini tidak begitu terkait dengan perkembangan eksternal, mengingat investor asing justru membukukan foreign inflow Rp566 miliar," tulis Stockbit.
(DESI ANGRIANI)