Berdasarkan proforma laporan keuangan per 30 Juni 2026, total aset Indofood diperkirakan turun dari Rp231,25 triliun menjadi Rp230,50 triliun setelah buyback dengan nilai maksimal Rp750 miliar. Sementara itu, total ekuitas diproyeksikan berkurang dari Rp124,71 triliun menjadi Rp123,96 triliun.
Di sisi lain, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk diproyeksikan tetap sebesar Rp4,72 triliun. Adapun laba bersih per saham diperkirakan meningkat dari Rp538 menjadi Rp545 setelah pelaksanaan buyback.
Perseroan akan melaksanakan pembelian kembali saham pada harga yang dinilai baik dan wajar dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Saham hasil buyback akan menjadi saham treasuri, sehingga aset perseroan beralih dari kas menjadi saham yang dibeli kembali.
Harga saham INDF ditutup menguat 1,89 persen ke Rp6.750. Sejak awal tahun, saham emiten consumer goods milik Anthoni Salim itu cenderung relatif tak berubah meski pergerakannya volatil.
(Rahmat Fiansyah)