IDXChannel - Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan pekan ini.
Tekanan terbesar datang dari saham perbankan dan konglomerasi, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi kontributor negatif terbesar terhadap indeks.
IHSG ditutup melemah 0,73 persen pada perdagangan Jumat (11/9/2026) ke level 6.541,38. Sepanjang pekan, IHSG terkoreksi 1,43 persen, setelah pada pekan sebelumnya masih menguat 1,82 persen.
Berdasarkan data perdagangan sepekan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penurunan 5,60 persen ke Rp6.325 per unit dan menjadi saham dengan tekanan terbesar terhadap IHSG, dengan kontribusi negatif mencapai 33,09 poin.
Posisi berikutnya ditempati PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang jatuh 10,51 persen ke Rp 12.350 per unit dan memberikan tekanan 23,63 poin terhadap IHSG. Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 3,54 persen ke Rp3.270 per unit dengan kontribusi negatif sebesar 17,51 poin.