sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Pekan Ini Berada di Titik Kritis 6.000, Investor Nantikan Arah Suku Bunga The Fed

Market news editor Desi Angriani
05/10/2026 07:32 WIB
IHSG pada perdagangan 5-9 Oktober 2026 diproyeksi memasuki area krusial 6.000.
IHSG Pekan Ini Berada di Titik Kritis 6.000, Investor Nantikan Arah Suku Bunga The Fed (Foto: iNews Media Group)
IHSG Pekan Ini Berada di Titik Kritis 6.000, Investor Nantikan Arah Suku Bunga The Fed (Foto: iNews Media Group)

Jika risalah menunjukkan inflasi masih menjadi risiko utama yang membutuhkan pengetatan lebih lanjut, yield Treasury berpotensi kembali naik dan menekan aset berisiko, termasuk saham di negara berkembang.

Sebaliknya, apabila pelemahan pasar tenaga kerja menjadi perhatian yang lebih dominan, ekspektasi penundaan kenaikan suku bunga dapat menguat. Kondisi tersebut berpotensi menekan yield dan dolar AS sehingga menjadi sentimen positif bagi saham dan emerging markets.

Selain FOMC Minutes, investor akan mencermati komentar sejumlah pejabat The Fed, termasuk Williams, Bowman, dan Logan, sepanjang pekan ini. Pernyataan mereka akan menjadi petunjuk apakah bank sentral mulai melihat perlunya menghentikan kenaikan suku bunga atau tetap mempertahankan sikap hawkish dengan narasi higher for longer.

Cadangan Devisa Jadi Perhatian

Dari dalam negeri, data cadangan devisa juga menjadi perhatian pasar. Kondisi eksternal Indonesia saat ini dihadapkan pada kombinasi yield US Treasury yang tinggi, dolar AS yang kuat, serta ketidakpastian geopolitik.

Posisi cadangan devisa Indonesia saat ini setara dengan sekitar 5,4 bulan impor, jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement