Adapun inflasi September sebesar 3,28 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) masih berada dalam sasaran BI 1,5–3,5 persen.
Secara teknikal, Reza mengatakan IHSG memantul dari support Fibonacci sekitar 4.942, dengan target technical rebound terdekat di 5.318–5.400. Namun, MACD masih berada di zona negatif dengan momentum bearish, sehingga penguatan perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
“Support berada di 5.185; jika kembali ditembus, risiko koreksi ulang meningkat. Penembusan resistance diperlukan untuk memperkuat peluang pemulihan,” katanya.
Dengan proyeksi tersebut, Reza memiliki empat saham pilihan yaitu ANTM, ACES, BBNI, dan BUVA. Simak analisa sahamnya sebagai berikut:
ANTM
berpotensi melanjutkan rebound setelah menguat 10,48 persen ke Rp2.740 dengan lonjakan volume, setelah memantul dari area support Rp2.400–Rp2.530. Strategi buy on break Rp2.760 dengan target Rp2.863–Rp2.990.