Sementara itu, WEAVE, yang 51 persen sahamnya dimiliki WIFI dan 49 persen oleh Nippon Telegraph and Telephone East, menjalankan bisnis fiber-to-the-home (FTTH).
WEAVE juga mengelola jaringan serat optik sepanjang lebih dari 8.000 kilometer di sepanjang jalur kereta api.
Infrastruktur tersebut dapat mendukung perluasan layanan FTTH sekaligus disewakan kepada pihak ketiga, sehingga membuka peluang pendapatan tambahan dari pemanfaatan jaringan.
Hingga semester I-2026, WIFI memiliki 1,85 juta pelanggan FTTH dan 513.000 pelanggan FWA.
Perusahaan menargetkan total pelanggan kedua layanan tersebut melampaui 3 juta hingga akhir 2026, dengan cakupan jaringan FTTH mencapai 3,5 juta rumah (homes passed) dan jumlah titik layanan FWA sebanyak 5.500 lokasi.