Dolar AS bertahan di dekat level terendah sejak 30 September. Pelemahan tersebut membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.
Sementara itu, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun berada di dekat level terendah dalam hampir dua bulan.
Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger mengatakan, seperti dikutip Reuters, ekspektasi kenaikan suku bunga belum sepenuhnya menghilang.
Namun, penurunan harga energi mulai meredakan kekhawatiran inflasi sehingga membuka peluang berkurangnya kebutuhan The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga ke depan.
Harga minyak mentah Brent masih bertahan di bawah USD100 per barel setelah anjlok hampir 9 persen pada sesi sebelumnya.