IDXChannel - Harga emas dunia turun pada perdagangan Selasa (15/9/2026), tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan imbal hasil US Treasury.
Lonjakan harga minyak mentah turut memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga pekan ini.
Harga emas spot turun 0,13 persen menjadi USD4.293,88 per troy ons. Pada perdagangan Senin, harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 7 Agustus.
Senior Market Strategist StoneX, Daniel Pavilonis, mengatakan kenaikan harga energi dapat mendorong inflasi lebih tinggi.
Kondisi tersebut berpotensi membuat suku bunga bertahan pada level tinggi, sehingga menjadi tekanan bagi emas.