Namun, pasar masih memperhitungkan peluang sebesar 85 persen untuk kenaikan suku bunga pada Desember, berdasarkan CME FedWatch Tool.
“Menurut saya, pesannya adalah suku bunga akan tetap lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama (higher for longer). Kondisi tersebut menopang imbal hasil dan dolar,” kata Vice President sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, seperti dikutip Reuters.
Presiden Federal Reserve Bank of Kansas City Jeff Schmid mengatakan bahwa upaya menekan inflasi mungkin memerlukan kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Presiden Federal Reserve Bank of San Francisco Mary Daly juga mengatakan arah kebijakan moneter akan bergantung pada perkembangan tekanan inflasi.
Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.